PELAIHARI NEWS – Satu unit mobil jenis Kijang Kapsul dilaporkan hangus terbakar di kawasan Jalan A. Yani, Desa Sungai Cuka, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, pada Rabu (27/5) siang. Insiden tragis ini diduga kuat dipicu oleh ledakan ponsel yang mengalami panas berlebih (overheat) akibat dimainkan saat sedang diisi daya di dalam mobil.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Kasatpol PP dan Damkar) Kabupaten Tanah Laut, Danoe Sulaiman, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa petugas menerima laporan awal dari warga setempat pada pukul 14.55 WITA.
”Menindaklanjuti laporan tersebut, tim yang berkekuatan empat personel Damkar Sektor Kintap dibantu satu anggota Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) langsung dikerahkan ke lokasi kejadian,” ujar Danoe Sulaiman.
Petugas bergerak cepat melakukan operasi pemadaman dan melokalisir kobaran api agar tidak meluas. Proses penanganan di lapangan berlangsung selama kurang lebih 30 menit.
Danoe Sulaiman memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Kendati demikian, pemilik kendaraan harus mengalami kerugian materiel yang cukup besar akibat hangusnya seluruh bagian mobil.
”Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiel akibat hangusnya armada Kijang Kapsul tersebut ditaksir mencapai Rp60 juta rupiah,” ungkapnya.
Belajar dari kejadian ini, pihak Damkar Tanah Laut mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat luas agar lebih waspada dan bijak dalam menggunakan perangkat elektronik di dalam kendaraan.
”Kami mengimbau warga untuk lebih waspada dan tidak mengoperasikan ponsel saat pengisian daya, terutama di dalam kabin kendaraan yang bersuhu tinggi, guna mencegah terjadinya insiden serupa di kemudian hari,” pungkas Danoe.
