PELAIHARI NEWS– Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Laut, Hj. Wiwi Zazuli, memimpin pertemuan rutin GOW yang digelar di Aula Kediaman Wakil Bupati Tanah Laut, Pelaihari. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota organisasi wanita dari berbagai unsur di daerah setempat.
Dalam sambutannya, Hj. Wiwi Zazuli menegaskan bahwa agenda rutin ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa. Lebih dari itu, pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi, bertukar gagasan, serta mendongkrak peran aktif perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.
Menakar Makna Kesetaraan Gender dari Lingkup Keluarga
Pada pertemuan kali ini, GOW Tanah Laut secara khusus mengangkat tema kesetaraan gender. Menurut Wiwi, kesetaraan gender tidak boleh disalahartikan sebagai upaya menyamakan laki-laki dan perempuan secara mutlak.
”Kesetaraan gender adalah memberikan kesempatan yang adil bagi setiap individu untuk berkembang, berkontribusi, dan memperoleh hak yang setara dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa perempuan memegang peranan krusial, baik di dalam rumah tangga sebagai madrasah pertama bagi anak-anak, maupun sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Wiwi mengajak seluruh anggota untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan memperkuat solidaritas guna menciptakan lingkungan yang inklusif, adil, serta bebas dari diskriminasi.
Edukasi Bersama Psikolog Klinis
Untuk mengupas tuntas tema tersebut, acara diisi dengan seminar edukatif yang menghadirkan psikolog klinis Anisafitri Nurani dari Sentra Budi Luhur Banjarbaru (Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial Republik Indonesia).
Dalam paparannya, Anisafitri menjelaskan bahwa kesetaraan gender perlu dipahami secara utuh. Ia menilai keberadaan GOW menjadi bukti nyata bahwa ruang bagi perempuan untuk berorganisasi, menyampaikan gagasan, dan mengambil peran penting di berbagai bidang kehidupan kini semakin luas.
”Di kegiatan ini saya melihat ibu-ibu tergabung dalam berbagai organisasi dan berperan aktif di masyarakat. Ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki ruang yang semakin luas untuk berkontribusi,” ungkap Anisafitri.
Ia juga mengajak peserta untuk memulai penerapan kesetaraan gender dari unit terkecil, yaitu keluarga. Menanamkan nilai-nilai keadilan, saling menghargai, serta pembagian peran yang seimbang antara laki-laki dan perempuan di rumah dinilai mampu menumbuhkan rasa percaya diri pada perempuan untuk mengembangkan potensi terbaik mereka.
Sambut Empat Organisasi Baru
Momentum pertemuan ini juga menjadi hari yang spesial dengan bergabungnya empat organisasi wanita baru ke dalam keluarga besar GOW Kabupaten Tanah Laut, yaitu:
- Tani Merdeka Indonesia
- PPLIPI Tanah Laut
- Perwati Tanah Laut
- Organisasi Perempuan Bangsa Tanah Laut
Keempat organisasi tersebut diberikan kesempatan khusus untuk memperkenalkan diri di hadapan seluruh peserta yang hadir.
Dengan bergabungnya organisasi-organisasi baru serta adanya penguatan wawasan melalui seminar, GOW Tanah Laut diharapkan dapat semakin solid dalam menghimpun potensi perempuan dan memperluas jejaring kerja sama. Langkah ini dinilai strategis dalam menyokong pembangunan daerah yang harmonis serta mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
