PELAIHARI NEWS – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Balai Rung Tuntung Pandang, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini berfokus pada sosialisasi bertajuk “Inovasi dan Penguatan Budaya Kerja dalam Pembangunan Daerah” guna memperkuat tata kelola pemerintahan serta mempercepat pembangunan daerah.
Sosialisasi yang diketuai oleh Dr. Agustina Setiawan, S.IP., M.Si. ini diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) perwakilan unit kerja, hingga para Kepala Desa se-Kabupaten Tanah Laut.
Acara resmi dibuka oleh Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto bersama Rektor Unjani, Prof. Dr. Agus Subagyo. Kehadiran pimpinan tertinggi kedua instansi tersebut menegaskan komitmen kuat dalam membangun sinergi strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Dalam keterangannya, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FISIP Unjani, Dr. Agustina Setiawan, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa penguatan budaya kerja dan dorongan inovasi berbasis pelayanan publik merupakan fondasi utama dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah saat ini.
”Pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan perencanaan infrastruktur yang matang, tetapi juga transformasi mentalitas dan budaya kerja aparatur di dalamnya. Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para ASN, P3K, hingga jajaran Kepala Desa mampu mengadopsi pola pikir inovatif dan menerapkan budaya kerja yang adaptif, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujar Dr. Agustina.
Bupati Tanah Laut menyambut baik serta mengapresiasi inisiatif FISIP Unjani yang memilih Kabupaten Tanah Laut sebagai lokus pengabdian masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu memantik semangat baru bagi para ASN dan kepala desa dalam melahirkan inovasi-inovasi pelayanan publik di tingkat unit kerja maupun desa.
Melalui program ini, FISIP Unjani terus berkomitmen menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mentransformasikannya menjadi solusi nyata bagi kemajuan tata kelola pemerintahan di daerah.
