PELAIHARI NEWS- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan menggelar Safety Riding dan Safety Driving di halaman Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Senin (2/2/2026).
Kegiatan tersebut menyasar kalangan sopir ambulans, pengemudi ojek online (ojol), personel Satpol PP dan Damkar Tala, serta Dinas Perhubungan (Dishub) Tala.
Kombes Pol M Fahri Siregar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian safety riding touring yang bertujuan untuk mengampanyekan keselamatan berkendara sekaligus mensosialisasikan rencana peluncuran Safety Driving Center milik Ditlantas Polda Kalsel. Selain itu, jajaran Ditlantas juga melakukan survei jalur menuju objek wisata, seperti Pantai Batakan Baru, guna memastikan kesiapan infrastruktur dan personel menjelang arus mudik.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari operasi keselamatan dalam rangka cipta kondisi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Idul Fitri,” ujar Kombes Pol M Fahri Siregar.

Strategi Tekan Angka Kecelakaan di Tanah Laut
Menanggapi tingginya angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Tanah Laut, Dirlantas menegaskan telah memberikan arahan taktis melalui lima strategi utama:
• Education: Memberikan edukasi dan pendidikan berlalu lintas kepada masyarakat.
• Encouragement: Memberikan motivasi kepada pengguna jalan agar tertib.
• Engineering: Melakukan rekayasa lalu lintas pada titik-titik rawan.
• Enforcement of Law: Penegakan hukum yang tegas bagi pelanggar.
• Emergency of Response: Penanganan cepat pada situasi kegawatdaruratan di jalan raya.
Tren Penurunan Laka Lantas di Kalimantan Selatan
Meski Tanah Laut masih menjadi perhatian khusus, Kombes Pol M Fahri Siregar mengungkapkan adanya tren positif di tingkat provinsi. Berdasarkan data tahun 2025, jumlah laka lantas di Kalimantan Selatan menurun sebesar 8% dibandingkan tahun 2024.
Penurunan signifikan juga terlihat pada angka fatalitas, di mana korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun hingga 32% atau setara dengan menyelamatkan 123 jiwa. Selain itu, nilai Road Safety Index Kalimantan Selatan juga mengalami peningkatan dari 2,4 menjadi 2,91.
“Secara keseluruhan, tingkat keselamatan di Kalsel sudah jauh lebih baik, namun kami tetap memiliki PR besar di wilayah seperti Tanah Laut, Kotabaru, dan Banjar untuk terus menekan angka kecelakaan,” pungkasnya. (Ben)
