PELAIHARI NEWS – PT Kintap Jaya Wattindo (KJW) Pelaihari menunjukkan komitmen dan peran aktifnya dalam mengantisipasi serta menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tanah Laut. Tidak hanya berfokus di dalam areal konsesi perusahaan, PT KJW Pelaihari juga turut serta aktif membantu penanganan karhutla di luar konsesi, khususnya di lingkungan pemukiman, persawahan, serta desa-desa yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Estate Manager Pelaihari PT KJW, Tariq, menjelaskan bahwa langkah proaktif ini dilakukan sepanjang musim karhutla guna mencegah api membesar yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan dan keselamatan warga.
”Kami turun tangan bersama tim untuk membantu sampai melakukan pemadaman secara tuntas. Karhutla bukan hanya masalah satu atau dua orang, atau pemerintah saja, tetapi seluruh elemen masyarakat Indonesia harus berperan aktif mencegah dan menanggulangi agar tidak terjadi bencana yang lebih besar,” ujar Tariq di Pelaihari, Rabu (30/9/26).

Kesiapan Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sesuai Permentan
Dalam mendukung penanganan di lapangan, PT KJW Pelaihari telah melengkapi armada dan sarana prasarana penanggulangan karhutla sesuai dengan standar Peraturan Menteri Pertanian (Permentan). Dukungan peralatan tersebut meliputi:
■Mesin Pompa Bertekanan Tinggi: Sebanyak 15 unit mesin dengan kapasitas 25 HP yang dioperasikan oleh 3 regu tim inti (sekitar 45 personel), di luar cadangan tim.
■Mesin Pompa Bertekanan Sedang: Sebanyak 30 unit pompa jinjing (merek Honda dan Robin).
■Armada Pemadam & Transportasi: 2 unit mobil pemadam kebakaran khusus, serta 9 unit kendaraan operasional pengangkut personel (baik darat maupun perahu).
■Perlengkapan Pendukung: Selang, nozel, baju pemadam kebakaran, tenda, hingga alat penerangan lengkap disiagakan.
Aksi Cepat Tanggap dan Kolaborasi Lintas Sektor
PT KJW Pelaihari secara rutin berkoordinasi dan berkolaborasi dengan instansi terkait, seperti Polsek (Polsek Kurau, Takisung, dan Tambang Ulang), pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga warga melalui apel gabungan dan simulasi pelatihan kebakaran.
Sebagai bentuk dukungan nyata (supporting), PT KJW juga meletakkan seperangkat alat sarpras berupa mesin pompa jinjing beserta kelengkapannya di sejumlah polsek terdekat. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat respons penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi titik api di sekitar wilayah tersebut.
Kesiapan ini terbukti dalam penanganan di lapangan, seperti saat adanya informasi titik api di belakang RSUD Haji Darlan Ismail. Hari ini, Rabu (30/9/26), tim PT KJW Pelaihari langsung bergerak cepat memberangkatkan 1 unit damkar, 1 unit single cabin, 3 unit mesin pompa, 1 unit mobil pemadam, serta 35 personel gabungan untuk melakukan pemadaman secara tuntas.
Melalui sinergi yang kuat antara pihak perusahaan, TNI, kepolisian, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat serta relawan, PT KJW Pelaihari berharap penanggulangan karhutla di Kabupaten Tanah Laut dapat berjalan lancar serta meminimalisir dampak buruk dari musim kemarau. (Ben)
