PELAIHARI NEWS– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi menggelar Festival Karya Tari Daerah Tingkat Kabupaten Tanah Laut 2026 di Gedung 83 Dua Mas, Pelaihari, Rabu (2/9/2026).
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Laut yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tanah Laut, Ismail Fahmi. Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda, para Kepala SKPD, Camat, tamu undangan, serta para peserta tari dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Laut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut, Myrza Fazrina, menyampaikan bahwa kompetisi tahun ini mengusung tema “Napas Bumi dan Laut”. Tema ini diselaraskan dengan tema tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
”Pemenang pada tingkat kabupaten hari ini akan mewakili Tanah Laut untuk bertanding kembali di ajang Festival Karya Tari Daerah tingkat Provinsi Kalsel pada 7 September 2026 mendatang,” ujar Myrza dalam laporannya.
Festival tahun ini diikuti oleh 12 sanggar tari yang merebutkan total hadiah uang pembinaan sebesar Rp52 juta. Juara pertama akan membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp15 juta, disusul penghargaan untuk juara ke-2, juara ke-3, hingga harapan 6.
Membacakan sambutan tertulis Bupati Tanah Laut, Sekda Ismail Fahmi menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan untuk mencari pemenang, melainkan wadah untuk merawat identitas daerah.
”Sebuah tarian tidak hanya berbicara tentang gerakan. Di dalamnya ada cerita, nilai, tradisi, dan identitas masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi. Menang adalah kebanggaan, tetapi berani tampil, berani berkarya, dan ikut menjaga budaya daerah adalah kemenangan yang sesungguhnya,” tegas Ismail Fahmi saat membacakan amanat Bupati.
Pemkab Tanah Laut juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para seniman, pendamping, serta guru yang terus konsisten membina generasi muda dalam melestarikan seni budaya daerah.
Rangkaian acara pembukaan ditutup secara simbolis dengan penyerahan piala bergilir dari juara bertahan, Sanggar Anggrek Harivi, untuk kembali diperebutkan tahun ini. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari pembuka dari Sanggar Anggrek Harivi. (Ben)
