PELAIHARI NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut terus memacu pelaksanaan reformasi birokrasi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani.
Langkah strategis ini dilaksanakan melalui tim kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) yang diketuai oleh Dr. Titin Rohayatin, S.I.P., M.Si. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI), Prof. Dr. Agus Subagyo, S.I.P., M.Si., Kepala Pusat LPPM Dr. apt. Titta Hartyana Sutarna, M.Sc., serta Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, M.Si., M.Han.
Akselerasi reformasi birokrasi saat ini difokuskan pada peningkatan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penerapan sistem kinerja berbasis output. Upaya ini diambil guna memastikan setiap program kerja kedinasan memberikan dampak langsung dan nyata bagi masyarakat Tanah Laut.
Ketua Tim Reformasi Birokrasi, Dr. Titin Rohayatin, S.I.P., M.Si., menegaskan bahwa ASN di Kabupaten Tanah Laut harus mengubah pola pikir dari sekadar menggugurkan kewajiban administratif menjadi pelayan publik yang berorientasi pada hasil.
”Profesionalisme ASN adalah kunci utama, sedangkan kinerja berbasis output menjadi alat ukur obyektif untuk memastikan hak-hak pelayanan masyarakat terpenuhi secara maksimal. Kami berkomitmen membangun birokrasi yang lincah dan adaptif,” tegas Dr. Titin.
Terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus akselerasi reformasi birokrasi di Tanah Laut:
- Profesionalisme ASN: Penempatan pegawai berbasis kompetensi, kualifikasi, dan kinerja yang transparan.
- Kinerja Berbasis Output: Pengukuran hasil kerja tidak lagi berfokus pada penyerapan anggaran semata, melainkan pada kemanfaatan produk akhir bagi publik.
- Budaya Kerja Efisien: Pemangkasan alur birokrasi yang berbelit-belit melalui digitalisasi layanan administrasi pemerintahan.
Penerapan sistem ini diharapkan mampu mengeliminasi pemborosan anggaran dalam program kerja yang tidak menyentuh kebutuhan masyarakat. Hasil akhir yang ditargetkan adalah peningkatan nilai indeks reformasi birokrasi daerah, sekaligus menciptakan iklim investasi dan pelayanan publik di Kabupaten Tanah Laut yang prima, cepat, dan akuntabel.
