PELAIHARI NEWS – Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Laut melakukan kegiatan kaji tiru ke Provinsi Bali pada 16–17 November 2025 sebagai langkah strategis memperkuat inovasi program serta meningkatkan kapasitas kelembagaan PKK di daerah.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat, didampingi Wakil Ketua Hj. Wiwi Zazuli, bersama seluruh jajaran pengurus—mulai dari Wakil Sekretaris, Bendahara, Ketua I, II, III, hingga Ketua Pokja I–IV.
Dalam rangkaian kegiatan ini, TP-PKK Tanah Laut mengunjungi berbagai pusat kerajinan dan UMKM, termasuk sentra batik dan tekstil khas Bali. Di lokasi tersebut, rombongan mempelajari proses pewarnaan kain, pembuatan motif, hingga strategi pemasaran yang diterapkan para pengrajin lokal. Mereka melihat secara langsung bagaimana batik dan kriya Bali berkembang menjadi identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi keluarga—sebuah inspirasi yang diharapkan bisa diterapkan pada UMKM Tanah Laut.
Kunjungan berlanjut ke sejumlah pusat oleh-oleh ternama. TP-PKK Tanah Laut menelaah tata kelola pemasaran, penataan produk, hingga berbagai cara UMKM meningkatkan nilai jual melalui pengemasan, branding, dan promosi terpadu. Model pengelolaan pusat oleh-oleh ini menjadi rujukan penting untuk memperkuat pemasaran produk unggulan Tanah Laut, seperti kuliner, kerajinan, hingga fesyen berbahan lokal.
Tidak hanya fokus pada UMKM, rombongan juga menyambangi destinasi wisata edukatif. Di sana, mereka melihat bagaimana Bali membangun daya tarik berbasis budaya, lingkungan, dan partisipasi masyarakat. Pengalaman tersebut memberikan wawasan baru bagi TP-PKK Tanah Laut dalam mendorong pengembangan desa wisata, promosi potensi lokal, serta pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.
Kegiatan kaji tiru ini diharapkan menjadi modal berharga bagi TP-PKK Tanah Laut untuk menghadirkan inovasi baru yang dapat diimplementasikan pada program PKK di tingkat desa, kelurahan, hingga kecamatan.
