PELAIHARI NEWS – Wakil Bupati Tanah Laut, H. M. Zazuli, menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Provinsi Kalimantan Selatan. Acara ini digelar di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (7/4/2026).
Kehadiran orang nomor dua di Tanah Laut ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam menyelaraskan langkah dengan pemerintah provinsi dan pusat demi kesejahteraan masyarakat di Bumi Tuntung Pandang.
Sinkronisasi Pusat dan Daerah
Musrenbang diawali dengan arahan dari Wakil Menteri Dalam Negeri, Ahmad Wiyagus. Ia menekankan betapa pentingnya konsistensi serta sinkronisasi perencanaan antara pusat dan daerah. Menurutnya, hal ini adalah kunci utama untuk mendorong pemerataan pembangunan, meningkatkan daya saing, serta kesejahteraan masyarakat secara luas.
Kalsel Lampaui Indikator Nasional
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang membuka acara secara resmi, menyampaikan kabar membanggakan terkait capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. Kalsel tercatat berhasil melampaui sejumlah indikator nasional secara signifikan.
Beberapa capaian tersebut di antaranya:
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalsel mencapai angka 76,10, berada di atas rata-rata nasional.
- Pertumbuhan Ekonomi melaju di angka 5,22 persen, lebih tinggi dibanding nasional yang berada di angka 5,04 persen.
- Tingkat Kemiskinan hanya sebesar 3,73 persen, menempatkan Kalimantan Selatan sebagai provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah kedua di Indonesia.
Gubernur juga menginstruksikan agar penyusunan RKPD tetap fokus pada agenda nasional, seperti penguatan SDM, peningkatan investasi, dan pembangunan infrastruktur yang merata.
Fokus Strategis Kabupaten Tanah Laut
Dalam forum tersebut, berbagai program strategis dibahas secara mendalam, mulai dari pengendalian banjir terpadu, peningkatan kualitas jalan, hingga pengembangan kawasan ekonomi unggulan.
Melalui partisipasi aktif dalam Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap program yang dirancang nantinya semakin terarah dan tepat sasaran. Dengan sinergi yang kuat antara kabupaten, provinsi, dan pusat, diharapkan dampak pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, DPRD Provinsi Kalsel, para kepala daerah se-Kalsel, instansi vertikal, serta perwakilan BUMN dan BUMD.
