PELAIHARI NEWS – Ajang Pekan Raya Kemerdekaan 2026 di Kabupaten Tanah Laut resmi ditutup pada Sabtu malam (22/8/2026) di Lapangan Prestasi Kencana. Mengusung sinergi Tala Kraf, Culture Week, dan Bazar UMKM dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-79 serta Hari UMKM Nasional ke-10, kegiatan ini terbukti menjadi angin segar dan penggerak utama ekonomi para pelaku usaha lokal.
Selama lima hari penyelenggaraan sejak 18 Agustus 2026, perputaran ekonomi di arena bazar menembus angka fantastis sebesar Rp923.000.000,-. Capaian ini bahkan belum memperhitungkan total transaksi pada malam puncak penutupan yang dipadati ribuan pengunjung.
Manfaat nyata dari gelaran ini dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM setempat. Nita, pedagang asal Datu Daim yang aktif mengisi Event Kuliner Night, mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar tersebut.
”Bagus, setidaknya menambah penghasilan UMKM. Semakin sering event, perekonomian Tanah Laut akan berputar lebih bagus lagi. Harapannya setiap ada acara peresmian atau event daerah, kami dari pihak UMKM terus dilibatkan,” ujar Nita. Ia juga memberikan masukan agar panitia dapat menghadirkan seniman atau artis ibu kota di event mendatang untuk menambah daya tarik pengunjung.
Kesan positif senada disampaikan oleh Rara, pelaku UMKM lainnya yang turut meramaikan stan bazar. Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tanah Laut beserta dinas terkait yang konsisten memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil.
”Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati beserta Ibu dan dinas terkait. Penjualan pastinya makin ramai karena antusiasme warga Tanah Laut luar biasa. Acara seperti ini wajib dilaksanakan setiap tahun, bahkan kalau bisa durasi harinya dan rangkaian acaranya ditambah lagi agar Tanah Laut semakin maju,” ungkap Rara.
Acara yang ditutup langsung oleh Wakil Bupati Tanah Laut, H.M. Zazuli, ini tidak hanya sukses membangkitkan sektor UMKM, tetapi juga menjadi panggung seni budaya yang menampilkan potensi dari 11 kecamatan se-Kabupaten Tanah Laut. (Ben)
