PELAIHARI NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut menjalin kolaborasi strategis dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Cimahi. Kerja sama ini diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) yang digelar di Pelaihari, Rabu (12/8/2026).
Mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Budaya Kerja ASN”, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, M.Han., serta Rektor UNJANI Prof. Dr. Agus Subagyo, M.Si. Agenda tersebut bertujuan untuk memperkuat kemitraan berkelanjutan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, M.Han., menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci vital dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta kualitas pelayanan publik di Kabupaten Tanah Laut.
“Pendidikan ini kita harapkan tidak terputus. Ini bentuk komitmen untuk menunjang kemampuan kerja ASN. Semakin banyak ilmu pengetahuan, semakin baik kita menata kebijakan publik dan mengaplikasikan teori ke lapangan,” tegas Rahmat.
Menanggapi hal tersebut, Rektor UNJANI Prof. Dr. Agus Subagyo, M.Si., menyambut hangat komitmen Pemkab Tanah Laut. Pihaknya menyampaikan skema program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang menawarkan efisiensi waktu dan fleksibilitas belajar full online bagi para ASN maupun perangkat desa.
“Melalui program RPL, waktu tempuh S1 yang biasanya 3,5 hingga 4 tahun bisa dipercepat menjadi 1 hingga 1,5 tahun tanpa mengganggu tugas pokok. Kami siap mendukung peningkatan kapasitas SDM ASN hingga tingkat perangkat desa di Tanah Laut,” paparnya.
Kegiatan Pengmas ini diikuti oleh 100 ASN di lingkungan Pemkab Tanah Laut dengan menghadirkan delegasi UNJANI sebanyak 17 dosen dan pimpinan fakultas. Sesi pemaparan materi diisi oleh Ketua Tim Peneliti Dr. Dadan Kurnia, M.Si., yang mengupas konsep collaborative governance dalam tata kelola pemerintahan modern.
Melalui sinergi ini, kedua belah pihak berharap hasil rekomendasi kolaboratif dapat diimplementasikan secara konkret demi kemajuan masyarakat dan tata kelola birokrasi di Bumi Tuntung Pandang. (Ben)
