PELAIHARI NEWS – Bupati Tanah Laut (Tala), H. Rahmat Trianto, resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan IV Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Serantang Seruntung, Pelaihari, Senin (3/8/2026).
Dalam arahannya, Bupati Rahmat menekankan pentingnya pergeseran pola pikir (mindset) bagi para pejabat administrator, khususnya yang baru dipercaya menduduki posisi eselon III. Menurutnya, amanah jabatan baru harus diimbangi dengan perbaikan cara memimpin dan mengelola organisasi.
Pelatihan ini diikuti oleh jajaran pejabat dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tala, mulai dari sekretaris, kepala bidang, kepala bagian, hingga camat.
Ubah Mentalitas, Jadi Pemimpin dan Perencana
Di hadapan para peserta, Bupati Rahmat mengingatkan agar para pejabat tidak lagi bersikap pasif dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Ubah mentalitas dari yang dulunya sekadar pelaksana atau menunggu perintah, kini harus menjadi seorang pemimpin, pengatur, dan perencana di bidangnya masing-masing. Rencanakan pekerjaan dengan baik, lalu delegasikan kepada bawahan atau staf teknis sehingga kinerja organisasi berjalan optimal sesuai hierarki,” tegas H. Rahmat Trianto.
Ia menambahkan, tingginya posisi yang diemban sebanding dengan besarnya tanggung jawab serta risiko kerja. Oleh karena itu, ia meminta agar dinamika dan tekanan kerja tidak dijadikan alasan untuk menurunkan kinerja.
“Semakin tinggi jabatan, tentu beban dan risikonya semakin besar. Jangan jadikan hal tersebut sebagai keluhan. Nikmati dinamikanya dan jangan pernah takut mengambil keputusan pada situasi-situasi kritis, karena itu merupakan bagian dari risiko jabatan. Memimpin adalah seni memengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan organisasi,” tambahnya.
Bukan Sekadar Syarat Formalitas
Lebih lanjut, Bupati Rahmat menekankan bahwa pelatihan kepemimpinan ini jangan sampai dipandang hanya sebagai rutinitas formalitas atau sekadar mengejar sertifikat. Wadah ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk menggembleng kapasitas, keterampilan, dan kualitas kepemimpinan para pejabat.
Pada kesempatan yang sama, ia membeberkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Laut akan menerapkan sistem Manajemen Talenta secara lebih optimal dalam pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui sistem ini, proses penempatan, rotasi, hingga promosi jabatan ke depan akan murni berdasarkan rekam jejak, portofolio kinerja, serta hasil evaluasi kepemimpinan.
Pembukaan pelatihan kepemimpinan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tanah Laut H. Muhammad Sazuli, Sekretaris Daerah Ismen Fahmi, perwakilan Kepala Bidang BPSDM Provinsi Kalimantan Selatan, jajaran Staf Ahli, Asisten, serta jajaran kepala SKPD di lingkungan Pemkab Tanah Laut.
